Sign in

or

Email
Password

YOUR BODY IS A WONDERLAND

By Yohana Parida |

 

I have been a fat girl and I have been a thin girl. This is the difference.

 

Ketika aku kurus, semua orang bilang aku cantik. Banyak dari mereka yang bilang bahwa aku sangat menginspirasi mereka, aku bagus pakai baju apapun, dan aku cantik karena aku kurus. Tetapi ketika aku gendut, semua orang mulai bertanya, “Kenapa kamu gendutan?”, “Makan mulu sih?”, “Kurus lagi dong biar cantiknya datang lagi”. Sampai yang paling parah, “Yah gendut, nggak cantik lagi deh”.

Semua kejadian ini membuat aku berpikir, girls. Apakah kecantikan itu hanya ditentukan oleh postur tubuh kita? Di dalam hati aku yang terdalam, aku tau bahwa hal ini salah. Tetapi, konstruksi sosial yang memapar diri kita setiap hari membuat kita semakin mempertanyakan diri kita sendiri, dan nggak jarang, membuat kita tidak lagi menerima atau mencintai diri kita sendiri.

Setelah semua perenungan, aku sampai pada kesimpulan bahwa I am happy with myself no matter what shape I am dan betapa self-acceptance adalah hal yang sangat penting. Akan banyak orang yang memberitahu kita bahwa our body is no good. Jangan dengarkan, girls! Stay true to your own self. Cintailah dan hargailah diri kita, be your own number one fan!

Your body is a wonderland. Kamu cantik dengan semua kekurangan dan kelebihan kamu. Kecantikan seorang perempuan bukan terukur dari apa yang hanya dilihat mata tapi dari apa yang tidak terlihat mata, karena itulah yang abadi. Postur tubuh, kulit bersih, rambut halus, semua itu memang bagus, girls. Tetapi sayangnya, hanya sementara. Suatu hari itu semua akan pergi, yang abadi adalah hati yang baik, kualitas diri, kepercayaan diri dan bagaimana kita memandang kehidupan ini!

Terimalah diri kamu apa adanya, maka rasa kepercayaan diri akan tumbuh dengan sendirinya dan kamu akan bisa menghadapi setiap hari dengan lebih percaya diri dan bahagia.

Because if you can’t love yourself, how in the earth you’re gonna love somebody else?

 

*cover by College Fashionista

 

 

AUTHOR

Yohana Parida

Leave a Comment
0 comment
Silahkan login untuk menulis komentar