Movie & Music

Emansipasi Wanita dalam Film Black Panther

Editor Cerita Kita
By Editor Cerita Kita

Member

Share To:
Emansipasi Wanita dalam Film Black Panther

Berbeda dengan film-film Marvel Universe yang lain, kali ini Black Panther yang dirilis pada 14 Febuari kemarin bercerita mengenai Wakanda, yaitu daerah tersembunyi yang memiliki sumber kekuatan yang sangat besar. Dipimpin oleh raja T’Challa (Chadwick Boseman) yang merupakan perwujudan dewa Bast (macan kumbang/ black panther) sebagai pelindung bangsa Wakanda.

 

Film ini dihiasi dengan ciri atau nuansa khas Afrika, dimulai dari kota Wakanda yang ternyata memiliki kemajuan teknologi yang luar biasa, soundtrack film sampai penduduk nya yang menggunakan kostum dengan sentuhan khas Afrika.

the mary sueSumber foto: The Mary Sue

 

Bukan hanya jalan ceritanya yang menarik, salah satu pesan yang menonjol dari film ini adalah emansipasi wanita. Dalam cerita, wanita-wanita ini memiliki pendirian yang kuat, kekuatan untuk melawan musuh, dipercaya menjadi pemimpin pasukan, cerdas dan memiliki peran-peran penting lainnya dalam film ini. Nakia (Lupita Nyong’o), seorang aktivis kemanusiaan, mata-mata dan sebagai wanita perkasa yang memiliki kekuatan untuk melawan penjahat. Adik dari Black Panther, Shuri (Letitia Wright) yang memiliki karakter humoris dan pintar dalam bidang teknologi dan menciptakan alat-alat canggih untuk Black Panther. Shuri merupakan ujung tombak yang memegang penuh kendali atas kemajuan teknologi Wakanda. Dan yang terakhir adalah pasukan Wakanda yang berfungsi sebagai pengawal raja. Pasukan ini bernama Dora Milaje yang terdiri dari wanita-wanita petarung yang loyal terhadap pemerintahan Wakanda dan dipimpin oleh Okoye (Danai Gurira).

 

A A A
A

Nilai terbanyak:

      Silakan login untuk berkomentar

      Related Article